Search the Site:
AdvancedKenaikan Harga, Alasan Distributor Beragam
SAMARINDA. Setelah sebelumnya sempat memantau beberapa pasar, tim sidak Pemkot yang terdiri dari unsur Disperindag dan Bagian Ekonomi Selasa (25/8) dengan dipimpin langsung kepala Disperindag Drs H Ahmad Indra Hadi MSi dan Kabag Perekonomian Drs M Yamin MSi kembali turun ke lapangan.Kali ini yang menjadi sasaran peninjauan adalah para distributor, Perum Bulog termasuk pula pasar Pagi. Hasilnya dari sejumlah kawasan pergudangan distributor yang sempat dikunjungi tersebut diketahui stok sembako yang tersedia saat ini masih sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan warga Samarinda sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 1430 H mendatang termasuk gula pasir yang akhir-akhir ini harganya sudah meroket tajam.
Di PT Dermaga saja misalnya ketersediaan gula mencapai 600 ton, tepung terigu 6.000 dos ( @ 10 kg ), dan beras mencapai 600 an ton, belum lagi stok minyak goreng curah dengan jumlah ribuan ton pula.
Hal yang sama juga terlihat dalam gudang Indomarco, selain memiliki ketersediaan lebih kurang 50 ribuan koli minyak makan merek bimoli/spesial, disini juga tersedia ribuan koli tepung terigu dengan beragam merek, susu bubuk maupun susu kental manis, termasuk pula 300 an koli blue band.
Demikian pula halnya dengan kondisi di gudang distributor Cahaya Setia, ketersediaan gula di tempat penyimpanannya di Jl Ir Sutami ini mencapai 158.550 ton, minyak goreng sebanyak 37,53 ton.
Sementara itu kondisi ketersediaan beras di Perum Bulog pun saat ini masih sangat memadai, bahkan menurut Kasub Divisi regional Wilayah I Samarinda K Gunarso, yang berkesempatan menerima rombongan tim ketersediaan beras yang ada di gudang Bulog saat ini dapat mencukupi untuk kebutuhan tujuh bulan kedepan.
Berkaitan harga gula pasir yang saat ini cukup melambung tinggi, beberapa distributor memberikan alasan yang berbeda, diantaranya menyebut disebabkan karena adanya kenaikan harga pasar dunia, kemudian ada pula distributor yang menyebut karena adanya kenaikan harga dari pabrik, bahkan salah salah satu pedagang di pasar pagi menyebut disebabkan terbatasnya ketersedian stok.
Namun di luar dari hal tersebut Kepala Disperindag mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak terlalu resah dengan situasi stok sembako saat ini karena pada dasarnya ketersedian masih dalam kondisi sangat mencukupi.
”Jadi walaupun jumlah kebutuhan kemungkinan meningkat dalam bulan Ramadhan ini hendaknya tidak perlu membeli dalam jumlah yang berlebih, karena dengan aksi borong tersebut bisa saja memicu peluang terjadinya spekulan,” pungkasnya.(hms3)
Original Link http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=291&id=11636
Reply
- kalo lagi kelebihan kapasitas
- Selamat Idul Fitri 1431 H
- saat obrolan pribadi di ranah publikkan
- manfaat kulit durian
- menjelang kesucian
- Fastabiqul Khairat, Berlomba Berbuat Kebaikan
- Situs Info BlackBerry Indonesia
- Mengenal Konsep Istiqamah
- dari xls ke csv ke vcf
- Khusyu' dalam Islam
- mana jalan yang dituju?
- Perang Mobil Listrik: Toyota PHEV vs Honda EV-N
- Hello world!
- adsad
- adsad
| « | September 2010 | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | ||





