Search the Site:
AdvancedGelar Rakor Angkutan Lebaran
SAMARINDA. Mengantisipasi kelancaran angkutan lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, berbagai koordinasi teknis mulai dibentuk dalam hal ini melalui beberapa instansi terkait Poltabes, Jasa Raharja, Pertamina, Organda dan beberapa pihak terkait guna antisipasi lonjakan aktivitas angkutan lebaran. Hal ini diawali dengan melakukan rapat koordinasi angkutan lebaran di ruang rapat walikota, Senin (7/9).Sekretaris Kota Samarinda HM Fadly Illa SH MSi ketika memimpin rakor tersebut meminta kepada segenap lapisan terkait untuk dapat berkoodinasi.
"Kepada lapisan yang terlibat langsung, saya meminta untuk dapat berkoordinasi karena hal ini sangat kita perlukan untuk menciptakan kenyamanan, keamanan dan ketertiban masyarakat kita," tutur Fadly.
Koordinasi dimaksudnya salah satunya adalah sosialisasi pengaturan arus satu arah pada jembatan Mahakam, sebagai salah satu kawasan rawan kemacetan disaat-saat tertentu sepanjang masa libur sebelum dan sesudah lebaran.
Menanggapi laporan Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Drs H Supriady Semta MSi, Fadly berharap khususnya kepada jajaran Dinas Perhubungan untuk dapat melakukan kerjasama kepada Dinas terkait, khususnya kepada Satlantas Poltabes Samarinda terkait dengan semakin meningkatnya jumlah kendaraan roda dua dan roda empat.
"Saya sangat berharap kepada Dinas Perhubungan Kota Samarinda untuk dapat bekerjasama dengan Dinas terkait seperti Satlantas Poltabes Samarinda untuk dapat mengatur jalur kendaraan roda dua dan roda empat," harapnya.
Sekkot juga menekankan agar para aparat bekerja maksimal dalam mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Begitu pula kepada pengguna jalan pun harus mematuhi aturan, sebelum merugikan dirinya dan orang lain.
Dalam rakor ini terungkap, pihak jasa raharja akan menyiapkan beberapa posko kesehatan, termasuk juga petugas kesehatan pun disiapkan untuk masa sebelum dan sesudah lebaran.Begitu juga pihak pertamina pun menjamin ketersediaan stok BBM aman. Sementara masalah tuslah, seperti tahun lalu, kembali tidak memberlakukan tuslah.
Tuslah ini diberlakukan ketika terjadi ketidak berimbangan angkutan. Misalnya angkutan datang dari Balikpapan penuh, tapi baliknya kosong. Sekarang ini imbang saja.Begitu pun terhadap penambahan armada tidak dilakukan, dimana sifatnya standby saja, karena memang tidak ada perubahan drastis.
Posko-posko angkutan lebaran pun akan disiapkan di beberapa titik, seperti di terminal-terminal dan di beberapa titik penting lainnya.(hms7)
Original Link http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=291&id=12129
Reply
| « | March 2010 | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||



