Soal Tak Difungsikannya Puskesmas Pembantu Gunung Cermin

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Arsyad ikut berang dengan tidak difungsikannya Puskesmas Pembantu Gunung Cermin, Sempaja Utara. Bahkan mereka menuding Dinas Kesehatan Kota (DKK) hanya memboroskan keuangan daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda M Arsyad berjanji akan mempertanyakan hal ini ke DKK Samarinda. “Kalau benar sengaja ditelantarkan, DKK jelas telah melakukan pemborosan anggaran. Komisi IV akan mempertanyakan masalah ini,” janji Arsyad, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, siang kemarin.

Menurut Anggota DPRD dari Fraksi PPP itu, kasus telantarnya Puskesmas Pembantu Gunung Cermin mengindikasikan ketidakmampuan DKK mengoptimalkan sarana dan prasarana yang dibangun pemkot. Selain itu, DKK juga disebut lemah dalam hal perencanaan. “Mestinya, kalau memang akan dibangun puskesmas pembantu di kawasan itu, DKK harus mempertimbangkan fasilitas umum (fasum)-nya berupa infrastruktur jalan. Bagaimana puskesmasnya mau didatangi warga kalau jalan menuju ke sana tidak beres,” terang Arsyad.

Ditegaskan, kalau DKK serius ingin mengoptimalkan gedung puskesmas pembantu Gunung Cermin, belum memadainya akses jalan ke sana tidak semestinya dijadikan dalih. “Kalau DKK serius, seharusnya kendala jalan ini bisa dikomunikasikan ke Komisi IV. Sehingga DPRD juga bisa menindaklanjuti ke instansi teknis lain seperti Dinas Bina Marga,” sebut Arsyad.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Sarwono menegaskan, telantarnya Puskesmas Pembantu Gunung Cermin tidak ada hubungannya dengan faktor perencanaan yang keliru. “Dari sisi perencanaan sebenarnya sudah benar. Masalahnya hanya karena akses jalannya, disamping itu warga juga banyak yang pindah ke lokasi,” sebut Sarwono.

Mengenai kendala jalan yang dikeluhkan warga, pemkot menurut Sarwono, sudah menindaklanjutinya dengan memperbaiki badan jalan yang rusak. Ke depan, pemkot bahkan sudah merencanakan mengembangkan kawasan Gunung Cermin sebagai daerah pengembangan kota.

Selain akan dibangun akses jalan tembus yang menghubungkan Samarinda-Kutai Kertanegara, kawasan Gunung Cermin akan dikembangkan sebagai kawasan pemukiman baru dengan sarana penunjang fasilitas umum (fasum) yang lengkap.

“Harapan kita, tanggung jawab penyediaan fasilitas umum bukan hanya tugas pemkot. Beberapa perusahaan yang beraktivitas di kawasan itu, mestinya ikut berpatisipasi melalui program community development (comdev)-nya,” jelas Sarwono.

Seperti diketahui, gedung Puskesmas Pembantu Gunung Cermin dibangun pemkot sejak 3 tahun silam. Ironinya, gedung yang dibangun dengan biaya ratusan juta itu tak kunjung difungsikan. (eri)

Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Samarinda&id=256335

Average rating
(0 votes)

Reply

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd><br> <br/> <p> <img>
  • Lines and paragraphs break automatically.
More information about formatting options