MASYARAKAT Samarinda akhir-akhir ini juga mulai memperlihatkan gregetnya dalam menekan kasus DBD di kota Samarinda. Jika sebelumnya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sindang Sari ‘bergerak’ melakukan kegiatan bersih-bersih dan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur), kini giliran LPM ‘tetangganya’ Makroman Samarinda Ilir melakukan razia 3M.

“Kita bersama anggota lainnya melakukan sosialisasi mengingatkan kepada warga untuk siaga DBD dengan merutinkan gerakan 3M. Kita juga meminta warga menguras bak mandinya jika memang belum dikuras, karena akan menjadi tempat berkembang jentik nyamuk,” ujar ketua LPM Makroman Supriyanto.

Supriyanto mengharapkan gerakan 3M ini dapat diciptakan kembali di rumah masing-masing, sehingga program 3M yang sudah berkali-kali digadang-gadang walikota ini tak sia-sia.

“Kuncinya adalah peranan warga masing-masing,” tegas LPM. “Kita, selaku organisasi di kelurahan hanya bisa memberikan arahan. Pelaksanaannya bergantung dari warga,” tandasnya. Ia meminta untuk terus melaksanakan 3M sehingga upaya preventif terhadap kasus DBD bisa berjalan kontinyu dan tak sia-sia.(hms6)

Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Samarinda&id=256438

Average rating
(0 votes)

Reply

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd><br> <br/> <p> <img>
  • Lines and paragraphs break automatically.
More information about formatting options