Search the Site:
AdvancedSulit Kontrol di Subrayon, Ragukan Bila Kelulusan 100 Persen
SAMARINDA – Ketua Persatuan Guru Swasta (PGS) Samarinda Sunarna mengaku, masih khawatir terjadinya kecurangan yang dilakukan sekolah selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Baik UN yang sudah digelar di tingkat SMA/sederajat maupun UN SMP/sederajat yang dimulai Senin (5/5) dan berakhir Kamis (8/5) hari ini.Sunarna mengatakan, berdasarkan pantauan PGS di lapangan, pihaknya memang belum menemukan masalah yang serius. Bahkan, kata dia, pelaksanaan UN tahun ini cenderung lebih baik, karena pengawasan di ruang kelas lebih ketat. Apalagi, pejabat sekarang tak seenaknya masuk ke dalam ruang kelas saat siswa mengerjakan UN.
Hanya, ia mengaku, yang sulit dikontrol justru ketika menyerahkan Lembar Jawaban UN (LJUN) dari sekolah ke subrayon.
“Inilah yang kami khawatirkan karena tidak bisa dikontrol. Apa benar sekolah bisa tepat waktu menyerahkan LJUN ke subrayon. Kami khawatir demi prestise sekolah, mereka merubah LJUN tersebut. Yang jelas, ini tergantung dengan kebersihan hati,” tandas Sunarna.
Menurutnya penggantian LJUN tersebut sangat memungkinkan, apalagi selang waktunya relatif panjang. “Sekarang ini kan UN sudah bisa selesai pukul 10,00 Wita. Nah, kalau LJUN sampai ke subrayon pada sore hari, itulah yang diwaspadai,” sebutnya.
Namun demikian, ia mengaku, tak mau berprasangka buruk. “Tapi seandainya nanti banyak sekolah yang tingkat kelulusan mencapai 100 persen, maka itu yang patut dipertanyakan. Apakah benar itu murni hasil siswa. Sebab, dari hasil try out, hanya sekolah tertentu yang bisa lulus 100 persen, sedangkan mayoritas sekolah, rata-rata hanya 30 persen sampai 40 persen tingkat kelulusannya,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga hari ketiga pelaksanaan UN SMP/Mts kemarin, siswa SMP/sederajat yang tak ikut UN masih banyak. Data yang diperoleh Disdik Samarinda, jumlah siswa yang tak ikut UN utama sebanyak 120 orang.
Kasi Dikmenum Disdik Samarinda Ibnu Araby mengatakan,
120 siswa tersebut nantinya tetap diusulkan mengikuti UN susulan yang digelar 12-15 Mei mendatang. Jumlah ini lebih sedikit dibanding jumlah siswa yang tak hadir sebelumnya, sebanyak 123 orang. UN SMP/sederajat akan berakhir hari ini dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. (*/riz/gs)
Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Samarinda&id=256566
Reply
- Lomba ICT
4 weeks 3 days ago - Dokumentasi Foto
7 weeks 3 days ago - kaget
8 weeks 4 days ago - Haaaa ini....????
10 weeks 2 days ago - Ga Usah Banyak Cing Cong
10 weeks 4 days ago - saya mau komentar persiapan pon disamarinda
13 weeks 5 days ago - Ganti alamat
14 weeks 2 hours ago - da yang kenal ma priskila gak?
14 weeks 3 hours ago - << tanya >>
14 weeks 5 days ago - Bagaimana memasarkan produk kita untuk kota Samarinda
15 weeks 2 days ago



