Search the Site:
AdvancedSamarinda Cikal Bakal Pelaksanaan JPK Nasional
SAMARINDA - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Samarinda Achmad Amins, Pemkot Samarinda dinilai sukses melaksanakan Program Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Tidak hanya itu, Direktur Operasional PT Persero Askes Indonesia dr Umbu M Marisi MPH menegaskan, program JPK yang diterapkan pemkot sejak 2 tahun silam, merupakan cikal bakal program JPK yang akan berlaku secara nasional.“Samarinda merupakan 1 dari 16 kabupaten/kota di Indonesia yang sudah memberikan pelayanan JPK bagi penduduknya,” terang Direktur Operasional PT Persero Askes Indonesia dr Umbu M Marisi MPH, saat menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman tindak lanjut kerja sama penyelenggaraan JPK untuk masyarakat umum di Samarinda antara pemkot-PT Persero Askes Indonesia, Kamis (8/5), di RSUD IA Moeis, Jl HM Rifaddin, Samarinda Seberang.
Untuk tindak lanjut kerja sama penyelenggaraan JPK bagi masyarakat umum di Samarinda, tahun ini pemkot menyertakan sebanyak 300 ribu jiwa. Angka tersebut masih memungkinkan mengalami penambahan.
Ditegaskan pula, peserta JPK kali ini adalah masyarakat umum di luar pemegang kartu Askes-kin (Askes Keluarga Miskin), Askes PNS, serta Jamsostek. Namanya Askes Sejahtera (Astra).
Masyarakat pemegang kartu Astra, nantinya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dari pemkot berupa rawat jalan tingkat pertama, rawat jalan tingkat lanjutan, rawat inap, persalinan, serta pelayanan obat. Dan warga Samarinda pemegang kartu Astra, akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit pemerintah seperti di RSU AW Sjahranie atau di RSUD IA Moeis.
Wali Kota Samarinda Achmad Amins, dalam sambutannya menegaskan, program JPK kerjasama pemkot-PT Askes yang memasuki tahun ke-3 itu, merupakan wujud nyata komitmen pemkot di bidang pelayanan kesehatan.
“Ide ini mulai muncul ketika saya akan maju jadi Wali Kota untuk kedua kalinya.Tujuannya, saya ingin mengajak masyarakat Samarinda banyak tersenyum,” ucap Acmad Amins.
Kerja sama layanan asuransi JPK yang diadakan Pemkot untuk warga Samarinda merupakan tindak lanjut dari program sebelumnya. Hanya saja, kalau tahun sebelumnya cakupan pelayanannya masih terbatas di puskesmas-puskesmas. Tahun ini ditingkatkan sampai pada layanan rawat inap gratis.
“Pesan saya kepada pihak rumah sakit, meskipun ini program layanan kesehatan gratis jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan ke masyarakat,” harap kandidat Gubernur Kaltim periode 2008-2013 itu.
Menanggapi harapan Wali Kota Achmad Amins, Direktur RSUD IA Moeis dr Edisyahputra Nasution menegaskan, pihaknya berencana melakukan penambahan fasilitas tempat tidur pasien sebanyak 70 unit dari yang tersedia saat ini sebanyak 30 unit. “Dari 30 unit tempat tidur yang tersedia, 25 unit di antaranya diperuntukkan bagi pasien kelas 3. Sisanya diperuntukkan bagi pasien kelas II, I, dan VIP (Very Importan Person). Tapi yang ini sifatnya fleksibel, tergantung permintaan,” sebut Edi.
Selain tambahan tempat tidur, RSUD IA Moeis juga mengusulkan penambahan pegawai sekitar 100 orang. Di dalamnya sudah termasuk tenaga perawat sekitar 50 orang, sisanya tenaga cleaning service, dan maintenance.
Saat ini RSUD IA Moeis didukung 148 pegawai, 12 di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 9 dokter umum, dan 6 dokter spesialis. (adv)
Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Samarinda&id=256677
Reply
- Lomba ICT
4 weeks 3 days ago - Dokumentasi Foto
7 weeks 3 days ago - kaget
8 weeks 4 days ago - Haaaa ini....????
10 weeks 2 days ago - Ga Usah Banyak Cing Cong
10 weeks 5 days ago - saya mau komentar persiapan pon disamarinda
13 weeks 5 days ago - Ganti alamat
14 weeks 8 hours ago - da yang kenal ma priskila gak?
14 weeks 9 hours ago - << tanya >>
14 weeks 5 days ago - Bagaimana memasarkan produk kita untuk kota Samarinda
15 weeks 2 days ago



